Jika berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian wisata adalah kegiatan bepergian bersama-sama dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan, bersenang-senang, dan sebagainya, atau bertamasya.Dalam kegiatan yang menyenangkan ini, beberapa orang mungkin masih belum mengetahui apa pengertian wisata itu sendiri. Mungkin ada yang beranggapan pengertian wisata adalah berlibur, atau ketika mengunjungi tempat-tempat tertentu.
menyelam, dan olahraga air lainnya, termasuk sarana dan prasarana akomodasi, makan dan minum. Wisata Etnik (Etnik tourism), yaitu perjalanan untuk mengamati wujud dari kebudayaan dan gaya hidup masyarakat yang dianggap menarik. Wisata Cagar Alam (Ecotourism), yaitu wisata yang dikaitkan dengan keindahan alam, kesegaran hawa di pegunungan, kehidupan binatang (margasatwa) yang langka, serta tumbuh-tumbuhan yang jarang ditemui di tempat-tempat lain. Wisata Buru, adalah wisata yang dilakukan di negeri-negeri yang menyediakan daerah atau hutan tertentu sebagai tempat berburu yang dibenarkan oleh pemerintah dan digalakan oleh berbagai agen atau biro perjalanan. Wisata Agro, yaitu jenis wisata yang mengorganisasikan perjalanan ke proyek-proyek pertanian, perkebunan, dan ladang pembibitan, di mana para wisatawan dapat mengadakan peninjauan untuk tujuan studi maupun sekadar menikmati kesegaran tanaman di sekitarnya. Peninggalan sejarah kepurbakalaan dan monumen, dalam jenis wisata ini termasuk golongan budaya, monumen nasional, gedung bersejarah, kota, desa, bangunan-bangunan keagamaan, serta tempat-tempat bersejarah lainnya seperti bekas pertempuran (battle fields) yang menjadi daya tarik utama dari pariwisata di banyak negara. Museum dan fasilitas budaya lainnya, merupakan wisata yang berkaitan dengan aspek alam dan kebudayaan di suatu kawasan atau daerah tertentu. Museum kemudian dikembangkan berdasarkan temanya, seperti misalnya museum
pendapat dari Koen Meyers (2009), pengertian wisata adalah sebuah kegiatan yang berupa perjalanan sementara waktu yang dilakukan seseorang di luar tempat tinggalnya. Menurut Meyers, orang berwisata ingin memenuhi rasa ingin tahunya tentang tempat yang ia tuju, menghabiskan waktu liburan, atau aktivitas menghabiskan kekayaan.

